Banyak cara mengenal Simalungun, orang Simalungun dan segala pernak-perniknya. Salah satunya dengan mengunjungi blog yang mereka buat, atau blog yang bicara tentang Simalungun. Simalungun Bloggers Club (SBC) adalah direktori sederhana untuk memandu orang yang ingin mengenali blogger-blogger Simalungun. Bila Anda tahu blog yang demikian dan belum terdaftar di sini, sudilah menginformasikannya kepada kami dengan mengklik comment. Kami akan mendaftarkannya secepatnya.

Tuesday, March 31, 2009

Catatan Admin: Sudah Berapa Hari Kita Hidup? Dan Berapa Hari Lagi Kita Hidup?

Kali ini admin SBC mengangkat sebuah topik yang dengan pendek tapi 'mencubit' dikemukakan oleh Vontho pemilik situs Bra.Inc. Blogger (sebetulnya sih situsnya menggunakan multiply) yang juga member SBC ini, di sini menggoda kita dengan perhitungan sudah berapa hari kita hidup, dan berapa lama lagi kira-kira akan hidup?

Saya pernah dihadapkan pada pertanyaan serupa ketika berbicang-bincang dengan Pak Jansen Sinamo. Jika dihitung-hitung, kata dia, umurnya sudah 50 tahun. Kalau saja ia bisa hidup sampai 80 tahun, berarti sisa hidupnya hanya 29.200 hari lagi (satu tahun dirata=ratakan 365 hari). Saya agak terperangah juga, ketika menyadari bahwa hidup manusia umumnya ternyata hanya dalam hitungan puluhan ribu hari belaka. Sementara pada saat yang sama, kita manusia kian terbiasa dengan bilangan jutaan, miliaran, bahkan triliunan.....

Jadi berapa hari kita sudah hidup dan berapa hari lagi akan hidup?

5 comments:

Anonymous said...

katanya, martin luther pernah bilang: seandainya pun besok aku akan mati, aku akan tetap menanam pohon apel hari ini.....

horas, terimakasih untuk abang yang dari the beautiful sarimatondang yg sudah menyiapkan ini untuk kita....maju terus

rajim said...

Horas simalungun,aku comment ya Bapa tua :)

manusia tdk akan tahu kapan ajal menjemput, mungkin 30 thn lagi, 20 thn lagi, 1 bulan lagi, besok, atau mungkin yg lebih ekstrem 1,2,3,4 atau 5 menit lagi. Hanya Tuhan yg tau.

So nikmatilah hidup, baik itu susah maupun senang

sinangnaga said...

hidup didunia hanyalah awal dari kehidupan berikutnya,jadi manfaatkanlah waktu kita hidup didunia untuk bekal di kehidupan abadi, dengan berperilaku sebagai masyarakat madani yang ramah,peduli dan berbagi,bersyukur serta akuntabel.
Jauhkanlah rasa superior,senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang,janganlah perbedaan diantara kita menjadikan kita terkotak-kotak khususnya orang simalungun dan umumnya orang Indonesia.

rental mobil murah said...

bagiku hidup itu adalah sebuah seni yang dapat dinikmati bagi yang menghargai arti sebuah seni. seseorang yang menghargai seni secara tidak langsung dia menghargai hidupnya didunia. So kita nikmati saja hidup ini dengan keindahan jiwa kita.

ardho said...

horas simalungun!!
sintabi hubani admin marbagi link lobei
http://mp3-simalungun.blogspot.com/

Blogger Simalungun

Ijon tongoshon ham tonahmu


ShoutMix chat widget

Recent Comments

admin

My Photo
suami yang kampungan di mata istrinya, ayah yang sering disandera putrinya untuk mendongeng.

My Blog